Uncategorized

Portofolio Pesepakbola Yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon D’Or Hingga Champions League

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran, para pemain bola pun haruslah¬†memiliki portofolio lengkap.¬† Memenangi¬† tropi bergengsi dari skala klub hingga individu, menciptakan nilai sang pemain tinggi dari pemain lain. Tropi Piala Dunia, Ballon d’Or dan Champions League yaitu tiga hal bergengsi yang sepatutnya menjadi incaran setiap pesepakbola.

Meskipun satu dekade sentra kehebatan pesepakbola tertuju kepada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang saling bergantian mendapat tropi Ballon d’Or (sebelum diputus oleh Luka Modric beberapa waktu lalu). Tetapi kedua pemain ini belum bisa membawa tropi Piala Dunia kepada negaranya.

Namun ada beberapa pemain yang tercatat sudah melengkapi ketiga hal ini, dan tentu saja menciptakan para pemain ini berkelas tidak hanya di skala klub dan individu saja, tetapi juga bagi negara.

Masa-Masa Indah Paolo Rossi Merengkuh Tiga Trophy di Era-80’an

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran Portofolio Pesepakbola yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon d’Or Sampai Champions League

Sumber : Youtube.com

Menikmati masa-masa indah dalam dunia sepakbola mungkin terjadi dalam karir pemain berkebangsaan Italia, Paolo Rossi. Era 80-an menjadi masa keemasan pemain ini, diawali dengan menjadi juara di Piala Dunia pada tahun 1982, sekaligus menciptakan ia menjadi kandidat pemegang tropi bola emas atau Ballon d’Or.

Setelah meraih gelar Piala Dunia, kesuksesan karirnya tidak surut begitu saja. Di level klub ia membawa Si Nyonya Tua menjadi raja Eropa di tahun 1985. Era 80-an karenanya menjadi masa keemasan yang dinikmati oleh pemain kelahiran 1955.

Pahlawan Sepakbola Inggris dan Lambang Kejayaan Manchester United

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran Portofolio Pesepakbola yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon d’Or Sampai Champions League

Sumber : Reddit.com

Bagi fans Setan Merah, haram hukumnya tuk tak mengenal nama Sir Bobby Charlton. Bobby yaitu satria bagi sepakbola Inggris karena bisa membawa negara ini menjadi juara di Piala Dunia 1966. Ketajamannya pun tak tumpul untuk level klub, ketika di ajang paling bergengsi di benua Eropa yakni European Cup yang kini kita kenal dengan nama Champions League.

Manchester United klub yang dibelanya diantara menjadi juara pada tahun 1968. Torehan individu otomatis bergulir kepadanya ketika ia membawa Inggris juara dunia. Layaklah jikalau Sir Bobby menjadi seseorang yang harus dikenal oleh para pendukung setan merah.

Rivaldo Penyerang Terbaik Brasil yang Ditakuti di Eropa

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran Portofolio Pesepakbola yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon d’Or Sampai Champions League

Sumber : Reuters.com

Benua Amerika memang kerap mempunyai bakat yang tak pernah mati bagi sepakbola, semenjak jaman Pele dan Zico, tim samba tampaknya tak pernah pusing perihal mencari pemain. Justru kesulitannya yaitu memilih siapa yang bermain di Brasil sebab saking anggun semua pemainnya.

Salah satunya yaitu Rivaldo, striker gagah yang mengantarkan AC Milan mendapat Champions League tahun 2003, mendapat gelar Ballon d’Or di tahun 1999 bersama Barcelona, dan membantu Brasil menumpaskan perlawanan Tim Panser, Jerman di selesai Piala Dunia tahun 2002.

Bek Terbaik Tim Panser Sepanjang Masa, Franz Beckenbauer

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran Portofolio Pesepakbola yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon d’Or Sampai Champions League

Sumber : Reuters.com

Naluri kepemimpinan di lini belakang sekaligus ketenangan dalam menumpas segala macam serangan. Membuat Franz Beckenbauer menjadi bek terbaik sepanjang masa milik Jerman. Ketangguhannya terbukti dengan Bayern Munchen yang di bawanya tiga kali berturut-turu menjuarai Liga Champions tahun 1974,1975 dan 1976.

Sebelumnya ia bisa membawa Jerman juara di Piala Dunia tahun 1970. Sebagai individu yang gemilang ia mendapat dua kali trophy Ballon d’Or tahun 1972 dan 1976. Jadi, bung setujukan jikalau beliau yaitu bek terbaik sepanjang masa yang dimiliki Jerman.

Zidane, Garang di Lapangan Sekaligus di Kursi Kepelatihan

Tak jauh berbeda ibarat kita para pekerja kantoran Portofolio Pesepakbola yang Lengkap, Dari Piala Dunia, Ballon d’Or Sampai Champions League

Sumber : Reuters.com

Real Madrid tentu bersyukur bisa menciptakan Zidane terpikat berada di tim yang perkasa di Eropa. Juara piala Dunia tahun 1998 bersama Perancis dengan skor telak 3-0 melawan Brasil. Membawa pulang trophy Ballon d’Or di tahun yang sama, dan memperlihatkan donasi gol indah ke gawang Oliver Kahn 2002 sekaligus membawa Real Madrid juara Champions League.

Tak berhenti di situ, di bangku instruktur ia pun menciptakan Real Madrid menjadi tim pertama yang juara Liga Champions tiga kali beruturut-turut (2016,2017,2018) di format gres ketika mengisi bangku pelatih.

Selain kelima nama di atas yang kami sebutkan, masih ada beberapa nama ibarat Ronaldino, Gerd Muller dan Ricardo Kaka yang pernah memenuhi portofolio mereka dengan tiga tropi bergengsi. Nah dari sekian nama di atas siapa favorit bung?